K-popers lebay? hm.

Banyak orang bilang kalo k-popers itu lebay?

K-popers itu alay?

Kalo nulis suka pake auto text?

blablablablabla…

Sindiran kaya gini sebenernya udah umum. Pasti lo kalo di sekolah suka dikatain kaya gitu kan? alay lah, lebay lah, kebanyakan gaya, sok tau, blablabla… gue juga suka kok dikatain gitu. Sama senior gue atau orang-orang yang sebaya sama gue. Sebenernya gue gak setuju soal ini. Jelas aja gue gak setuju. Bukannya gue apa-apa ya, tapi perkataan mereka itu salah. Jelas aja salah, emang dikata mereka juga gak lebay apa?

Fine aja sih kalo misalkan k-popers itu lebay, terkadang gue juga suka lebay. Tapi lebay karena apa dulu… Mereka juga lebay kan kalo ada idola mereka ato poster idola mereka ato apalah yang berhubungan sama idola mereka. terus? k-popers salah gitu kalo lebay? Lah itu tandanya mereka masih normal dong. masih lebay, masih histeris, masih nangis, masih terharu, de el el. Ya gak masalahkan? itu tandanya k-popers normal.

“Kok lu suka sama k-pop sih? apa yang bagus dari k-pop lagi, idiiih….”

Siapa yang sering ditanya gitu? Gue sering ditanya gitu sama temen-temen gue. Nah terus napa? masalah gitu kalo gue suka k-pop? masalah gitu kalo gue cinta sama k-pop? gue suka jawab kaya gitu ke temen-temen gue. gue bukan apa-apa, kadang gue suka risih sama orang yang nanya kaya gitu. Kesannya, mempermasalahkan banget gitu. Gue sih gak pernah nanya kaya gitu, ya bukan urusan gue kalo mereka suka sana W-pop, J-pop, M-pop, I-pop atau ayam pop gue juga gak masalah.

Jangan deh ya, sekali-kali bilang k-popers alay, lebay, berlebihan. Gak semua k-popers gitu kali. Sadar diri aja, mereka lebay gak kalo ada idola mereka? pasti tanpa sadar mereka sebenernya juga lebay dan berlebihan. So?

“Ngapain sih lo dengerin lagu korea mulu. k-pop mulu!!”

Siapa yang suka digituin? Gue. Gue suka digituin sama kakak kelas gue. Masalah buat lo gitu? Masalah? Beh, coba kalo dinyolotin balik kaya gitu, mereka juga risihkan pasti. Ini cuman masalah saling menghormati. MENGHORMATI.

Gue menghormati mereka kok, pecinta W-pop, J-pop, I-pop di sekolah gue. Gue kalo ada mereka nyanyi, gak masalah. Ini cuman masalah saling menghormati aja. Mereka aja yang gak pernah mau menghormati gue. Gue gak pernah mempermasalahkan apa yang mereka nyanyi. Bah….

Jujur aja kadang gue suka gak abis pikir sama orang-orang yang kaya gitu…

Kadang mereka ngatain k-popers alay, lebay, berlebihan… tapi sendirinya aja kaya gitu.

Kadang mereka nanya kenapa lo suka k-pop, tapi giliran ditanya kenapa lo suka w-pop/j-pop/i-pop mereka malah nyolot.

Kadang mereka nyindir lo nyanyinya k-pop mulu, tapi giliran ditanya kenapa lo nyanyinya w-pop/j-pop/i-pop mulu mereka malah marah, malah nyolot.

Aneh aja gitu, berasa lucu.

Gue k-popers, masalah? gue suka k-pop, masalah? kadang pengen gue bales gitu.

Sebenernya semua ini cuman masalah saling MENGHORMATI. Mereka pengen dihormati sama gue, sama kita, sama k-popers… tapi giliran k-popers minta dihormati juga, kadang mereka suka nginjek-nginjek kita. Kan lucu, minta dianggep tapi giliran k-popers minta dianggep juga, mereka malah gak nganggep.

Mungkin postingan ini semacem curhatan gue 😐

wkwkwkwkwk~ ya sudah, sekian frontalan gue.

-sekian-

Fanwar? Thank you.

Sebelumnya, udah bacakan judulnya? Yaps, gue akan mengambil tema fanwar sebagai post hari ini. Mungkin gue akan frontal di sini. Tapi ya, lo sadar diri aja. Bagi yang suka fanwar dan semacamnya, boleh baca ini. Tapi, yang gak suka sama postingan gue, tutup aja tabnya. Kok susah?

Fanwar. Jujur ya gue jijik banget sama kata-kata ini. Sumpah gue mual banget kalo denger/liat kata-kata itu berserakan di tlist gue atau masuk melewati indra pendengaran gue.

Lo tau gak apa gunanya fanwar? Lo tau? coba kalo bisa, lo jelasin sama gue. Apa gunanya fanwar dan apa tujuan lo fanwar?

Lo pasti gak bisa kan? Kalo lo bisa, gue bakal mengacungi lo jempol. Serius dah gue. Hah!

Fanwar itu gak ada gunanya. Lo pasti tau kan? gue tegaskan, FANWAR ITU GAK GUNA DAN CUMAN BUAT FANS YANG GAK BEROTAK.

Pake dong otak lo. Mainin dong otak lo. Jangan cuman nafsu doang yang dimainin, tapi otak juga. Berpikir jernih dan jangan selalu menggunakan nafsu. Kadang gue gak abis pikir, apa sih yang lo gali dari fanwar itu? Apa? Lo gali perhatian dari fandom lain supaya fandom lo dapet respect? Dapet perhatian? Cih, ada juga lo malah kaya sampah.

Kalo lo mau dapet respect, dapet perhatian dari fandom lain, bisa gak sih lo jangan mainin nafsu lo doang? jangan buat fanwar mulu, fanwar mulu, capek gue tau gak. jujur gue malu setengah mati. Apa kata fans di luar sana? bisa-bisa fandom lo di cap sebagai FANDOM RAJIN FANWAR. Bah, memalukan!

Ingat! Sekalinya lo membuat fanwar lagi dan fanwar lagi… terus menerus terjadi fanwar dan mengatas namakan FANDOM lo sendiri, nama FANDOM dan IDOLA lo bakal tercoreng. NAMA FANDOM DAN IDOLA LO!

Ada kasus dimana yang tadinya dia ada di fandom lo, kini pindah fandom gegara sering fanwar. dan lo tau gak? kalo gue perhatiin, sebagian dari temen-temen gue itu pindah fandom gara-gara fandomnya sering fanwar. Dan bisa gue simpulkan, bahwa FANWAR adalah penyebab utama kenapa sebagian orang pindah fandom dari fandom awal.

Bukan mentang-mentang fandom lo adalah FANDOM SEJUTA UMAT, bukan…

Bukan berarti lo berkuasa dan lo bisa dengan enaknya membuat fanwar, bukan…

Udah deh ya, gue males banget nemu kasus fanwar lagi fanwar lagi. Pokoknya siapa yang mulai, siap-siap aja gue bantai. Gue gak mau gegara satu fandom aja buat onar keseluruh fandom lainnya. Pake nyebarin hoax atau fake gak jelas segala. Cih, kaya sampah masa…

Mendingan, buat lo yang sering ikutan fanwar, stop deh dari sekarang. Fanwar itu gak butuh kali buat idola lo. Emang lo pikir idola lo makannya fanwar dan bacotan gak mutu lo apa?

CINTA dan DUKUNGAN itu bisa diibaratkan sebagai makanan idola kita semua. Karena mereka butuh itu. Mereka gak butuh fanwar lo itu. Buat apaan mereka juga gak tau kan?

Jangan memulai dan menyulut api di antara fandom. Karena bisa aja semuanya jadi hangus gegara satu masalah kecil, iya gak?

Gue salut sama orang-orang yang menganggap masa bodoh dengan fanwar. Gue bangga banget sama fans macem gitu, gue ngacungin banyak jempol buat lo. Gue salut.

Dan ini quotes dari gue…

Jangan merekat eratkan fanwar pada k-popers karena tidak semuanya begitu. Untuk orang-orang yang selalu menyulut dan menghidupkan api di antara fandom lain… Mereka berpikir bahwa merekalah yang paling benar, tapi merekalah yang paling tidak punya otak….

Sip, udah cukupkan lo makan frontalan gue? Nah, gimana tanggepan lo sekarang? Mau berubah, silahkan… Suka-suka lo. Hahah….

Jangan re-post bisa kali, buat apa lo re-post kalo bisa re-blog?

-sekian-

FANS IN MY EYES, MY OPINION

CAUTION! PLEASE, THIS IS FRONTAL POST! IF YOU DONT WANT TO READ THIS, CLOSE THE TAB! REMEMBER, THIS IS A FRONTAL POST!!! THANKS!

Sebelumnya, udah kalian bacakan caution di atas sebelum kalian semua menyesal membaca post-an yang mungkin bakal super duper frontal. Tapi terserah kalian kalo kalian mau setuju sama tanggapan gue.  Gue gak menuntut kalian mau setuju toh ini juga menurut dan atas dasar pemikiran gue. Tanggapan orang berbeda-beda. Bagi yang gak setuju, tolong hormati dan CLOSE THE TAB.

Nah di sini gue mau bahas FANS. FANS yak, kaya gue contohnya. Gue adalah FANS, sama seperti kalian semua yang baca post-an ini. Dan tentunya dengan fandom berbeda-beda.

FANS menurut dan dimata gue itu sendiri memiliki makna yang berarti. Satu kata, empat huruf, penuh arti. Kenapa gue bilang gitu? Gue punya alasannya sendiri. Alasan dari semua itu adalah….

FANS adalah sekumpulan orang yang membentuk suatu komunitas atau sebuah kelompok yang berkumpul untuk saling berbagi, berdiskusi, dan lain-lainnya. Mereka terbentuk atas dasar FANDOM mereka masing-masing sehingga terbuatlah suatu komunitas. FANS terkadang membuat tali sosial baru. Yang tadinya tidak saling mengenal, sekarang saling sapa menyapa antar fandom maupun fandom yang lain. Mereka yang tadinya tidak tau menahu, mereka jadi tau satu dengan lainnya. Mereka yang tadinya tidak mengenal kini berteman, hingga bersahabat. Terkadang kita menemukan FANS dari luar daerah. Berbeda bahasa, berbeda agama, berbeda budaya, dan lain-lainnya.

Dan kalian tau gak? Terkadang, tanpa sadar kita menemukan FANS itu di tempat yang tidak terduga. Kadang di bus umum, angkot, mall, restoran, bioskop, cafe, sampai rumah sakit kadang kita bisa menemukan FANS. Karena kita tidak bisa mengenali dia FANS atau bukan dari luarnya kan? Hahaha…

FANS itu macem-macem juga jenisnya. Kalau menurut gue, FANS itu ada yang fanatik. Ada yang loyal. Ada yang biasa. Dan berbagai macam bentuk FANS yang gak kita ketahui di luar sana. Macem gado-gado gitu, nyampur. Sebenernya jadi FANS yang terlalu fanatik itu gak baik. Buat apa terlalu fanatik tapi gak ada CINTA dan DUKUNGAN buat idola lo? Kesannya kaya sesaeng fans gitulah…

Jadi fans loyal? Juga gak baik. Selain menghabiskan waktu lo hanya dengan memenuhi lemari/meja belajar/dinding kamar/meja rias/lain-lain dengan benda-benda K-pop dan lain-lain… Lo juga menghamburkan uang lo. Mungkin sebagian besar seorang FANS itu pelajar. Contohnya, gue. Benerkan apa kata gue? Nah, uang lo itu ada yang lebih penting daripada begituan. Gue juga sama kok kaya lo, kaya kalian… Gue juga mau beli barang-barang yang berbau idola gue. Tapi kalo dipikir dua kali ya, sayang uang lo. Apalagi yang masih mengandalkan uang ORTU sebagai pembayarnya. Wah, mendingan buat beli kebutuhan sekolah. Lebih penting kali.

Fans biasa? etss, liat dulu fans yang kaya gimana. Dia abal-abal? Nah, ini nih… Yang paling-paling. Fans biasa itu jangan di identikan dengan FANS ABAL-ABAL karena gak semuanya fans biasa itu ABAL-ABAL. Kadang mereka lebih update daripada fans fanatik loh. Mungkin fans biasa itu gak keliatan dari luar. Ada pin idolanya di tas mereka, kadang jarang. Lokernya ada sticker bias, boro-boro. Pake gelang sesuai fandom, apa lagi. Tapi liat dong seberapa besar CINTA dan DUKUNGAN buat idolanya.

Kadang fans itu lucu-lucu loh. Mereka itu cuman mengikuti nafsu. Ketika apa yang mereka inginkan sudah dapat, mereka masih merasa belum cukup dan ingin lebih. Lagi dan lagi. Terkadang hawa nafsu mereka itu gak habis-habis sampai lupa daratan. Sampai lupa dimana mereka berpijak dan kadang gak tau diri malah. Bener gak?

FANS itu kadang memberikan suatu pelajaran. Contohnya solidaritas. Yaps, ini yang gak mungkin dan GAK AKAN PERNAH lepas dari sebuah FANS. Solidaritas itu peranan penting. Kenapa? Coba kalian pikir sendiri.

Kerja sama. Ini juga gak mungkin lepas dari FANS. Kalau gak ada kerja sama, mana mungkin ada gathering, flashmob, hadiah ultah untuk bias, atau event-event lainnya. Iya gak?

Fans, gue udah gak tau mau sampai mana gue jelasin ini kalimat. Seperti yang gue bilang, banyak maknanya kan? Haha. Mungkin gue bisa aja ngetik lagi.

Ini semua menurut dan dimata gue, bagi yang gak suka… terserah kalian. Gue gak peduli sama bash-an kalian semua. Kan udah gue bilang, ngapain lo baca ini kalo lo gak setuju? Mendingan kan di close aja tabnya.

Dan sisanya, kalian bisa mengartikan arti sebuah FANS itu. ya tapi menurut pemikiran kalian ya. Please, don’t repost. Ngapain lo re-post kalo bisa nge-reblog?

-sekian-